Kabut malam bertambah tebal
Rintikan hujan mulai turun
Menyentuh tanah lalu hilang entah kemanana
Menyingkap kabut dalam hening malam
Jemari tangan yang begitu halus
Tak henti hentinya memutar tasbih
Bibir manis yang merah
Begitu khusuk mengucap kata kata
Kata-kata yang begitu indah
Juga menyejukkan hati
Tak peduli dingin makin terasa
Ia tetap setia dalam sujudnya
Kepada sang pencipta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar